Kali ini saya akan membahas mengenai pengkloningan pertama pada hewan, yaitu pada domba yang diberi nama Dolly. Buat teman-teman yang belum tahu tentang kloning sebelumnya saya akan memberikan sedikit informasi/pengertian mengenai pengkloningan, yang saya ambil dari http://id.wikipedia.org/wiki/Kloning.
Kloning dalam biologi adalah proses menghasilkan individu- individu dari jenis yang sama (Populasi) yang identik secara genetik. Kloning merupakan proses reproduksi aseksual yang biasa terjadi di alam dan dialami oleh banyak bacteria, serangga, atau tumbuhan. Dalam bioteknologi, kloning merujuk pada berbagai usaha-usaha yang dilakukan manusia untuk menghasilkan salinan berkas DNA atau gen, sel, atau organism. Arti lain kloning digunakan pula di luar ilmu-ilmu hayati.
Kata ini diturunkan dari kata clone atau clon, dalam bahasa inggris, yang juga dibentuk dari kata bahasa Yunani, κλῶνος ("klonos") yang berarti "cabang" atau "ranting", merujuk pada penggunaan pertama dalam bidang hortikultura sebagai bahan tanam dalam perbanyakan vegetatif.
Dolly-domba hasil kloning pertama
Pada tahun 1990-an, para ilmuwan di Edinburgh Roslin Institute, Skotlandia, sedang sibuk melakukan penelitian pada kloning hewan. setelah riset beberapa tahun, para ilmuwan akhirnya berhasil menghasilkan kloning domba pertema, bernama dolly.
Domba hasil kloning yang istimewa ini dilahirkan pada tanggal 5 Juli 1996. Dolly tumbuh dengan baik di bawah pengawasan ketat. Dolly terus tumbuh persis seperti domba Finn Dorset. Segera ia menjadi cukup dewasa untuk berkembang biak.
Domba hasil kloning yang istimewa ini dilahirkan pada tanggal 5 Juli 1996. Dolly tumbuh dengan baik di bawah pengawasan ketat. Dolly terus tumbuh persis seperti domba Finn Dorset. Segera ia menjadi cukup dewasa untuk berkembang biak.
Meski dolly domba hasil kloning, tapi tetap dapat berkembang biak seperti domba normal. Dolly hamil dan melahirkan Bonnie pada tanggal 13 April 1998. Setahun kemudian, Dolly melahirkan tiga anak domba lagi.
Pada bulan Maret 2001, Dolly terkena penyakit kaki-dan-mulut dan harus dikarantina. Tragisnya, Dolly mulai terkena penyakit paru-paru. Pada tanggal 14 Februari 2003, para ilmuwan di Edinburgh Roslin Institute memutuskan untuk "menidurkan" Dolly selamanya untuk membebaskan dari penderitaannya.
Tubuh Dolly diawetkan dan sekarang dipajang di Museum Nasional di Skotlandia.
Proses Kelahiran Dolly
Domba Finn Dorset betina (A) menyediakan sel-selnya.
Domba Scottish Blackface betina (B) menyediakan sel telur yang belum dibuahi.
Sel kelenjar susu diambil dengan menggunakan tekhnik yang canggih kemudian nukleus dipisahkan dari sel kelenjar susu tersebut, sedangkan sel telur yang belum dibuahi diambil dari domba betina.
Lalu nukleus pada sel telur dibuang. Embrio dikembangkan diluar tubuh domba. Nukleus dari kelenjar susu dimasukkan ke dalam sel telur domba Scottish Blackface betina.
Embrio dimasukkan kedalam rahim domba Scottish Blackface betina (C) untuk perkembangan lebih lanjut.
Pada akhirnya Dolly dilahirkan dari domba (C) tersebut.
Dolly merupakan kloning mamalia pertama. ciri-ciri fisiknya mirip dengan ciri-ciri Finn Dorset. Kelahiran Dolly menandakan kemajuan baru dalam bidang ilmu pengetahuan.
sumber : majalah the young scientist Vol.1 No.20


0 komentar:
Posting Komentar